Contoh PTK SD : Mata pelajaran Matematika

May 17, 2012 | Author: | Posted in PTK

UPAYA GURU DALAM PENGGUNAAN METODE BERVARIATIF
UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN SISWA
DALAM MATERI PENJUMLAHAN BERSUSUN
DI KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI PATUANAN II
KECAMATAN LEUWIMUNDING KABUPATEN MAJALENGKA

contoh-kti,contoh kti,contoh kti kebidanan,contoh kti keperawatan,contoh kti pendidikan,contoh kti bidan,contoh kti kesehatan,contoh kti d3 kebidanan,contoh kti akbid,contoh kti farmasi,contoh kti kedokteran, contoh karya tulis ilmiah,contoh karya tulis ilmiah,contoh karya tulis ilmiah tentang global warming,contoh karya tulis ilmiah tentang pendidikan,contoh karya tulis ilmiah sederhana,contoh karya tulis ilmiah tentang bahaya merokok,contoh karya tulis ilmiah tentang internet,contoh karya tulis ilmiah kebidanan,contoh karya tulis ilmiah bahasa indonesia,contoh karya tulis ilmiah tentang sampah,contoh karya tulis ilmiah lengkap, contoh ptk,contoh ptk,contoh ptk sd,contoh ptk matematika,contoh ptk bahasa inggris,contoh ptk bahasa indonesia,contoh ptk tk,contoh ptk paud,contoh ptk bahasa indonesia sd,contoh ptk matematika sd,contoh ptk bahasa indonesia smp

Disusun oleh:

Nama : HARUN SUPRIATNA


SD Negeri Patuanan II

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang berlangsung sepanjang hayat, dilaksanakan dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Karena itu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dari tiga lingkungan tersebut.
Pendidikan adalah usaha orang dewasa secara sadar untuk membimbing dan mengembangkan kepribadian serta kemampuan dasar anak didik baik dalam bentuk formal dan non formil (H.M. Arifin, 1976 : 14). Pendidikan ialah pimpinan yang diberikan sengaja oleh orang dewasa kepada anak-anak, dalam pertumbuhannya jasmani dan rohani agar berguna bagi diri sendiri dan bagi masyarakat (Ngalim Purwanto, 1987 : 10)
Pengembangan kemampuan siswa dalam bidang matematika merupakan salah satu kunci keberhasilan peningkatan kemempuan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan dan memesuki dunia teknologi, termasuk teknologi informasi.
Pendidikan matematika di SD bermanfaat bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan sekitar. Pendidikan matematika diarahkan untuk “ Mencari tahu “ dan “ Berbuat sehingga dapat “. Mata pelajaran matematika di sekolah dasar berfungsi untuk menguasai konsep dan manfaat matematika dalam kehidupan sehari-hari, serta bertujuan menanamkan rasa ingin tahu dan sikap positif terhadap perkembangan jaman.
Metode berasal dari Bahasa Yunani “Methodos’’ yang berarti cara atau jalan yang ditempuh. Sehubungan dengan upaya ilmiah,maka metode menyangkut masalah cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. Fungsi metode berarti sebagai alat untuk mencapai tujuan. Pengetahuan tentang metode-metode mengajar sangat di perlukan oleh para pendidik, sebab berhasil atau tidaknya siswa belajar sangat bergantung pada tepat atau tidaknya metode mengajar yang digunakan oleh guru. Oleh karena itu penulis menggunakan metode yang bervariatif diantaranya adalah metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas. Karena metode-metode ini mampu membangkitkan motif, minat atau gairah belajar murid dan menjamin perkembangan kegiatan kepribadian murid. Metode-metode ini merupakan suatu cara mengajar yang bercirikan oleh suatu keterkaitan pada suatu topik atau pokok pertanyaan atau problem. Dimana para siswa dengan jujur berusaha mencapai atau memperoleh suatu keputusan atau pendapat.
Berdasarkan pengalaman di lapangan dalam proses pembelajaran matematika di kelas II SDN Sukahaji I Khususnya Pada materi pembelajaran penjumlahan bilangan cara bersusun sangatlah rendah. Siswa tidak menunjukan aktivitas dan kreativitas serta motivasinya dalam belajar. Oleh sebab itu peneliti dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran ini akan meningkatkan aktivitas dan kreativitas serta motivasi siswa dalam proses pembelajaran yang efektif.
Permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran pada semester kesatu tahun Pelajaran 2011/2012 terutama pada mata pelajaran matematika belum optimal, maka peneliti melakukan refleksi diri melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap materi pelajaran dengan melaksanakan perbaikan pembelajaran melalui penyampaian materi yang disertai dengan menggunakan metode yang bervariatif yang sesuai dengan materi yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan kreativitas serta motivasi siswa dalam proses pembelajaran sehingga akan tercapai hasil yang optimal.

1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian di atas terdapat beberapa identifikasi yaitu sebagai berikut :
1. Masih rendahnya pemahaman siswa terhadap materi penjumlahan bilangan cara bersusun
2. Siswa kurang aktif saat pembelajaran berlangsung
3. Kurangnya kreativitas belajar siswa dalam melakukan diskusi kelompok
4. Siswa tidak memiliki keberanian untuk bertanya bila ada materi yang belum dimengerti.
2. Analisis Masalah
Dari identifikasi masalah tersebut, penulis menganalisis beberapa faktor penyebab munculnya masalah pembelajaran.
1. Dalam penyampaian apersepsi kurang jelas.
2. Dalam penggunaan alat peraga tidak konkret / masih kurang
3. Terbatasnya buku sumber yang tersedia sehingga sehingga siswa hanya menjadi pendengar pasif.
4. Penjelasan guru dalam penyampaian materi pelajaran kurang jelas dan terlampau abstrak.
5. Guru tidak memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi yang belum dimengertinya

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan analisis yang telah diuraikan di atas pada mata pelajaran matematika, peneliti akan memfokuskan penelitian perbaikan pembelajaran yaitu “Bagaimana upaya guru dalam penggunaan metode bervariatif untuk meningkatkan penguasaan siswa dalam materi penjumlahan bersusun di kelas II Sekolah Dasar Negeri Patuanan II Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majaelngka ?”

C. Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran
Sesuai dengan permasalahan yang telah diuraikan di atas, maka perlu dilaksanakan perbaikan pembelajaran yang mendasar. Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh peneliti yaitu :
1. Mendeskripsikan penerapan metode bervariatif untuk meningkatkan penguasaan siswa dalam materi penjumlahan bersusun di kelas II Sekolah Dasar Negeri Patuanan II Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majaelngka.
2. Mendeskripsikan dan menganalisis dampak dari penerapan metode bervariatif untuk meningkatkan penguasaan siswa dalam materi penjumlahan bersusun di kelas II Sekolah Dasar Negeri Patuanan II Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majaelngka

D. Manfaat Perbaikan
Perbaikan pembelajaran ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait dengan pendidikan, terutama guru dan siswa kelas II Sekolah Dasar yang langsung terlibat dalam proses pembelajaran di kelas, yaitu :
1. Bagi Guru
a. Meningkatkan kinerja guru sehingga dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran.
b. Menambah pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengelola perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode yang sesuai dengan materi.
c. Pengembangan profesi dan menambah wawasan bagi guru dan meningkatkan kinerja guru sebagai fasilitator.
2. Bagi Siswa
a. meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar pada materi pelajaran khususnya pelajaran matematika, umumnya untuk semua mata pelajaran.
b. Meningkatkan aktivitas dan kreativitas serta motivasi siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode yang sesuai dengan materi.
c. Melatih siswa dalam belajar mandiri

3. Bagi Sekolah
a. Membantu sekolah untuk berkembang dengan adanya peningkatan / kemajuan pada diri guru dan peserta didik di sekolah.
b. Meningkatkan mutu pendidikan demi terciptanya sekolah yang berkualitas.

Did you like this? Share it:

Author:

Saya Hanya Orang Biasa yang penuh dengan kehilapan dan kekurangan jika ada kritik, saran atau sesuatu yang bikin sahabat perlu di sampaikan silahkan berkomentar di kolom yang udah di sediakan atau bisa menghubungi langsung melali contack us terima kasih

This author has published 151 articles so far.

Comments (1)

  1. ayi

    tuan terhormat perkenankanlah kami unduhtk tuan

Leave a Reply